Thursday, June 13, 2013

Sepakbola Amerika Serikat.


   Amerika Serikat (AS) sudah dikenal sebagai negara yang digdaya dalam berbagai aspek kenegaraan, baik dari segi ekonomi maupun kesejahteraan rakya serta kemajuan industri. Karena itulah AS memiliki gensi tinggi,mereka tidak mau negara mereka kalah pamor dari negara lain. Termasuk pada bidang olahraga. Memang di AS sendiri bidang olahraga kurang terekspos tapi hal itu bukan berarti tidak adanya antusias dari masyarakat mengenai olahraga. Selama ini kita mengenal Basket sebagai olahraga paling populer di Amerika dilihat dari animo dunia kepada NBA. Olahraga lain yang dikenal dunia sebagai lambang Amerika adalah football dan aneka macam motorsports. Football disini bukanlah seperti olahraga “bola kaki” yang kita kenal, di Amerika football ialah sebutan untuk rugby. Olahraga yang mencampurkan kekuatan fisik dengan kemampuan olah bola.
ussf logo
   Bagaimana dengan sepakbola itu sendiri? Di Amerika olahraga yang disebut-sebut paling terkenal di seantero dunia ini kurang begitu terekspos, orang lebih memerhatikaN NBA dan football, meskipun USSF (PSSI-nya Amerika) sudah berdiri sejak taun 1913 dan bergabung dengan FIFA satu tahun kemudian. Sepakbola di Amerika sempat menarik minat publik saat Legenda dari Brazil Pele bergabung bersama New York Cosmos dan keluar dari masa semi-pensiun-nya.
  Untuk ukuran Timnas, fakta sudah berbicara bahwa Timnas wanita AS bergelimang prestasi berbeda dengan timnas pria-nya,dengan menjadi juara Piala Dunia wanita 2 kali dan Medali emas Olimpiade 4x.  Timnas Pria AS sempat mencicipi juara ke-3 pada piala dunia 1930,saat piala dunia pertama tersebut hanya diikuti oleh 13 tim. Mereka kemudian lolos pada piala dunia 1934 serta 1950 tapi nir-prestasi. Timnas AS baru mencicipi piala dunia lagi 40 tahun kemudian tepatnya pada Piala dunia 1990 di Italia dimana mereka tersingkir langsung pada penyisihan grup. Hal ini mendorong beberapa pihak untuk mendongkrak prestasi Timnas AS.
   Maka pada tahun 1992 ketua USSF pada saat itu Alan Rothenberg yang kebetulan juga ketua pelaksana Piala Dunia 1994 di AS memprakarsai rencana untuk mendongkrat prestasi Timnas AS. Rencana ini kemudian dikenal dengan Rothenberg’s Plan. Plan ini berujung pada 2 hal. Pertama mereka akan menghasilkan uang dari penyelenggaraan Piala Dunia 1994, lalu dari uang itu mereka akan membuat liga sepakbola profesional. Selain itu mereka juga melakukan proses naturalisasi untuk 3 pemain bintang yang memiliki keturunan Amerika. Roy wagerle (keturunan Afrika Selatan) yang saat itu bermain di klub inggris Coventry City, Thomas Doole (Jerman) bermain di Bayer Leverkusen,  serta yang terkenal Ernie Stewart si pencetak gol terbanyak liga belanda. Selain naturalisasi mereka juga mengontrak pelatih berkelas pada sosok Bora Milutinovich. Hasilnya? Amerika Serikat lolos dari penyisihan grup meskipun tersingkir di babak selanjutnya dari Brazil.
   Pada saat bersamaan, Rothenberg memiliki visi kedepan untuk Timnas AS. Ia merekrut seorang Carlos Quiroz untuk membuat rencana pengembangan pemain muda timnas AS dengan membuat ODP (Olympic Development Program) yang merupakan cara Amerika untuk menjaring pemain muda berbakat dari masing-masing negara bagian. Pada tahun 1993,sebagain bagian proyek untuk Piala Dunia, Rothenberg mendirikan MLS (Major League Soccer) sebuah badan liga sepakbola profesional tertinggi di Amerika.
mls
  Sesudah MLS ter-realisasikan, USSF membuat lanjutan program untuk pengembangan pemain muda yang dinamakan Project 40 yang disponsori Adidas. 40 pemain muda berbakat boleh menangguhkan kuliah mereka,dan berkesempatan untuk magang di Tim MLS maupun Eropa. ke-40 pemain yang sudah masuk dalam program ini akan diklasifikasikan sebagai pemain profesional,sehingga mereka tidak bisa bermain di tingkat universitas. Sebagai ganti rugi dari program ini, USSF akan mendanai biaya kuliah untuk para pemain yang gagal menjadi pemain pro. Kesuksesan dari program ini dapat kita lihat dari kondisi timnas AS saat ini dimana ada beberapa lulusan Project 40 yang menjadi pilar timnas AS. Seperti Tim Howard,Edson Buddle,Omar Gonzalez sampai yang paling terkenal seperti Landon Donovan dan Clint Dempsey.
   Terlepas dari kegagalan mereka di Piala Dunia 98, timnas AS mampu melaju hingga perempat final piala dunia 2002 serta 4 kali menjuarai Piala Emas CONCACAF. Timnas AS saat ini dinilai cukup memiliki potensi untuk bertarung dengan tim-tim kuat lainya. Dilihat dari banyaknya kondisi Timnas dan pemain AS yang bermain di Liga Eropa,Rothenberg’s plan bisa dibilang sukses.

Resolusi 2013 Real Madrid

 2012 ini bisa dibilang terasa campur aduk bagi Real Madrid. Berbagai kejadian terjadi, baik suka maupun duka. Kita tau pada awal tahun ini diawali Real Madrid tersingkir pada perdelapan final Piala Raja Spanyol. Terlebih lagi mereka disingkirkan oleh musuh bebuyutan mereka Barcelona dengan skor agregat 3-4 (1-2 , 2-2). Tapi sesudah itu momen kebangkitan mereka lalui dengan kemenangan demi kemenangan yang mereka raih baik di ajang La Liga maupun Liga Champions. Pada La Liga mereka memimpin klasemen hingga selisih 10 poin dari Barcelona,selain itu mereka juga terus melaju dengan mengalahkan CSKA Moskow dan APOEL Nicosia pada fase gugur.
     Problem sempat muncul lagi saat mereka meraih 3 hasil seri dari 4 pertandingan liga sehingga jarak dengan Barcelona menipis hingga 4 poin. Terlebih pada saat hampir bersamaan mereka disingkirkan raksasa Jerman Bayern Muenchen di semifinal Liga Champions dalam drama adu penalti. Untungnya mental juara di tim bisa benar-benar dikeluarkan sang manager Jose Mourinho. Beberapa hari sesudah tersingkir, Real Madrid menjami Barcelona di Camp Nou pada lanjutan La Liga. Banyak ramalan yang yakin Barca sendiri akan menang dan menipiskan jarak ke 1 poin. Namun apa disangka, Real Madrid berhasil menang dan menambah jarak hingga 7 angka dan terus meraih kemenangan sampai menjadi Juara Liga dengan rekor 100 poin dan mencetak 121 gol.
     Dengan prestasi gemilang pada kompetisi sebelumnya,banyak pihak menjagokan Real Madrid mampu untuk mempertahankan gelar mereka. Mengawali musim dengan baik dan meraih trofi Piala Super Spanyol, pada akhir musim 2012/2013 “si putih” hanya berada di tangga ke-3 klasemen di bawah rival abadi Barcelona serta rival satu kota Atletico Madrid. Tak heran banyak orang yang heran dengan keadaan Real Madrid tersebut. Berbagai masalah memang menghadang, mulai dari kelelahan pemain,inkonsistensi dan cedera pemain, hingga kasus bintang mereka CR7 yang merasa sedih dan kontroversi sang manajer Mourinho.Melihat kondisi pada paruh akhir 2012 ini, harian olahraga basis Spanyol as sampai membuat polling mengenai apa yang diharapkan para Madridista untuk tim kesayangan mereka di tahun 2013 ini.
image
     Bisa kita lihat dari gambar di atas,terdapat 12 tuntutan Madridista dan yang paling mereka inginkan tentu saja gelar ke-10 (La Decima) Liga Champions,para fans sudah cukup lama puasa melihat tim mereka mengangkat trofi termegah seantero Eropa. Selain La Decima voting juga menunjukan bahwa  mereka mendesak manajemen untuk memperbarui kontrak CR7. Meskipun pada tengah paruh pertama musim ini terjadi kontroversi tentang berita kesedihanya,tampaknya para fans masih mencintai CR dilihat dari torehan 169 gol dari 170 partai yang membuatnya menjadi pemain dengan rataan gol terbaik sepanjang sejarah tim dari data yang ada.
     Mengejutkan bila kita melihat hasil voting berikutnya, para fans mendesak untuk mencari manajer baru menggantikan Mourinho yang kurang disukai publik akibat tidak menurunkan Iker Casillas pada partai pamungkas. Anehnya terdapat juga vote lain yang ingin mempertahankan Mourinho. Kejadian ini juga terjadi pada kursi presiden klub,Florentino Perez dituntut untuk mundur tapi ada sebagian fans yang ingin mempertahankanya. Sisanya terlebih pada prestasi dan permainan aktual Real Madrid sendiri. Mulai dari tuntutan bermain lebih baik seperti musim lalu,sampai gengsi ibukota karena saat ini sedang berada dibawah Atletico.
     Para pemain pun juga turut menjadi sasaran demikian juga sesi transfer. Kebanyakan fans ingin Real Madrid membeli bomber tajam kolombia milik Atletico, Radamel Falcao. Perekrutan ini dinilai bisa memperbaiki sisi ofensif tim dan menggerogoti kekuatan Atletico sendiri. Selain itu fans juga mem-vote untuk lebih memprioritaskan pemain asal Spanyol untuk didatangkan seperti David Silva atau Fernando Llorente,tak lupa juga tuntutan untuk lebih memakai pemain hasil binaan mereka sendiri (Castilla). Mereka tampak tak mau lagi melihat “bekas” binaan mereka bersinar di klub lain seperti Juan Mata,Negredo,dan Borja Valero. Terakhir, melihat susahnya untuk mempertahankan trofi La Liga para fans ingin tim kesayangan mereka ini untuk merengkuh trofi Piala Raja Spanyol. Kita tak tahu bagaimana musim ini berakhir. Masih banyak jornada yang akan berlangsung dan banyak hal yang bisa terjadi. Tapi sebagai Madridista sudah tentu mereka tak ingin dikecewakan tim kesayangan mereka ini. HALA MADRID!

Daihatsu Jalin Kerja Sama Dengan Manchester City

Daihatsu Jalin Kerja Sama Dengan Manchester City
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menjalin kerja sama promosi dengan klub Liga Primer Inggris Manchester City selama satu tahun. Kerja sama ini diumumkan di Jakarta yang dihadiri perwakilan dua pihak.

Bagi Daihatsu, ini merupakan kali pertama mereka menjalin kerja sama dengan sebuah klub sepakbola sejak berdiri pertama kali 106 tahun lalu. Daihatsu berharap kerja sama ini bisa mengangkat produk mereka di Indonesia.

“Sepakbola olahraga terpopuler di Indonesia. Mengapa City? Manchester City adalah salah satu klub terbaik di dunia. Ada sekitar 600 ribu fans City di Indonesia berdasarkan fan page Facebook mereka,” ujar kepala divisi domestik marketing PT ADM Rio Sanggau didampingi Executive Officer Marketing PT ADM Ichiro Otaki.

“Nilai kontrak kami bisa dibilang tidak fantastis. Jadi jangan membayangkan logo Daihatsu terpampang di kostum atau kursi pemain di Stadion Etihad. Bentuk kerja sama kami yang bisa dilihat adalah kami mengeluarkan mobil Xenia dengan branding logo Manchester City di seluruh body mobil.”

“Daihatsu berhak memamerkan lambang dan pemain City di seluruh jaringan dealer kami di 52 kota di Indonesia. Pemain City juga akan tampil di iklan televisi akhir tahun ini.”

“Pemain juga akan berkunjung ke Indonesia pada musim panas nanti untuk hadir di kegiatan promosi lokal.”

Sedangkan North America Regional Manager & Media Sales Manager City Ryan Norys mengatakan, pihaknya merasa senang bisa menjalin kerja sama dengan salah satu perusahaan otomotif di Indonesia tersebut.

“Kami sangat tertarik, dan ini merupakan kerja sama yang unik. Dua pemain City, Aleksandar Kolarov dan Micah Richards, akan hadir dalam Player Tour pada 5 Juli di Jakarta. Ini juga akan merangkap sesi Coaching Clinic,” kata Norys.

Prediksi Juara Liga Musim 2012/2013

Tahun 2013 sudah kita masuki, artinya tahun kehidupan yang baru pun akan kita jalani. Tapi tidak dengan sepakbola. 2013 bisa disebut sebagai fase penting bagi klub-klub eropa. Terlebih pada awal sampai pertengahan tahun nanti., karena memasuki paruh kedua musim yang merupakan fase kritis  untuk perebutan juara liga domestik masing-masing.  Dengan berakhirnya paruh pertama,maka telah lahir juga istilah juara paruh musim. Sebuah gelar tak resmi yang disematkan kepada tim yang berhasil memimpin klasemen pada saat akhir putaran pertama liga. Manchester United di Inggris, Barcelona di Spanyol, Juventus di Italia, Bayern Muenchen di Jerman,  PSV Eindhoven di Belanda, dan PSG di Perancis merupakan deretan juara paruh musim di enam liga terbaik eropa. Mereka digadang-gadang pada akhir musim akan menjadi juara liga,karena dilihat dari fakta sebagian besar juara paruh musim akan menjadi juara pada akhirnya.
EPL
Pertama kita mulai dari tanah Ratu Elizabeth. Seperti yang kita ketauhi saat ini Manchester United (MU) tengah memimpin klasemen berbeda 7 poin dari “tetangga gaduh” mereka Manchester City. Banyak pengamat sudah yakin bahwa MU akan mendapat gelar ke-20 mereka. Dilihat agresivitas mereka dalam mencetak gol, terlebih semangat pantang menyerah mereka sampai menit akhir yang membuat mereka sering disebut raja comeback. Sementara pesaing terdekat mereka City tengah dirundung problem internal akibat kasus Mario Balotelli dan juga problem mental juara yang belum terasah. Hal ini tercermin dari kegagalan mereka di penyisihan grup Liga Champion tanpa meraih kemenangan. Di bawah city ada 2 tim kota london yang mengejar Tottenham Hotspurs dan Chelsea,namun kita ketauhi problem inkonsistensi menjadi masalah kedua tim ini. Spurs memang akhir-akhir ini mampu meraih poin penuh tapi tetap diragukan pada fase melawan tim-tim top. Sementara Chelsea masih belum menemukan skema terbaik di tangan pelatih anyar mereka  Rafael Benitez,bahkan di partai terakhir mereka takluk dari juru kunci QPR 0-1 di kandang sendiri. Dengan banyaknya problem di pesaing mereka,apakah benar MU akan menjadi juara? Bisa dibilang iya,tapi ada sanggahan bahwa MU sendiri tidak lepas dari masalah. MU memang sering melakukan comeback,tapi bukankah lebih mudah menang langsung tanpa perlu mengeluarkan keringat lebih untuk mengejar selisih gol dan membuat sport jantung bagi para fans? Lini belakang MU memang sangat rentan kebobolan. Saat ini MU sudah kebobolan 28 kali. Catatan ini bahkan lebih buruk dari saat MU juara liga tahun 2008. Selain problema lini belakang, hal lain yang dapat mengganjal MU adalah periode bulan februari dimana mereka akan mentas di ajang Liga Champion melawan raksasa Spanyol Real Madrid dan dimulainya perjalanan di Piala FA. Bisa diperkirakan konsentrasi MU akan terpecah pada 3 kompetisi dan rotasi memegang peran inti dalam sisa perjalanan MU hingga Mei nanti. Pesaing utama di liga sepertinya hanya city. Mereka memiliki skuad gemuk yang berisi pemain ber-skill di atas rata-rata dan hanya fokus pada kompetisi domestik ( Liga dan Piala FA ).
 
Dari tanah matador semua pengamat sudah memastikan bahwa tampaknya Barcelona akan juara liga pada musim ini. Start terbaik selama 15 tahun terakhir mereka lakoni (16 menang dan 1 seri) serta keunggulan 9 dan 16 poin dari duo Madrid, Atletico dan Real. Dengan sudah pastinya Real Madrid mengalihkan fokus pada Liga Champion dan Malaga di bawahnya yang masih inkonsisten. Bisa kita yakini bahwa Atletico Madrid menjadi pesaing utama dalam tahta La Liga. Tapi dilihat dari performa tim dan semakin “alien”-nya Lionel Messi, Barcelona bisa dilihat tanpa cacat. Atletico sendiri bukanya tanpa perlawanan hanya saja ini kali pertama sejak 13 tahun terakhir mereka menggeluti pacuan menjadi juara liga. Mental yang belum terasah menjadi penghalang utama. Jadi apakah pasti Barcelona menjadi juara? Kuncinya hanya pada mereka sendiri. Dengan masih berpartisipasi di 3 kompetisi konsentrasi dan rotasi tetap memegang peran kunci. Selain itu lawan utama Barcelona tinggal diri mereka sendiri. Bagaimana mereka melawan ego mereka dan tetap rendah diri. Hanya nasib sial seperti musim lalu yang mampu mengagalkan mereka.
Hal ini berlaku juga di Italia, dimana Juventus berhasil menjadi juara paruh musim dengan keunggulan 8 poin dari Lazio di peringkat 2. Sama seperti Barcelona problem konsentrasi dan rotasi jadi problem utama. Kita ingat musim lalu Juventus juara saat mereka hanya fokus pada kompetisi domestik. Selain itu kurang tajamnya lini depan tetap menjadi masalah klasik si nyonya tua ini. Tapi, Juve memiliki skuad gemuk yang berisi pemain berkualitas sama serta barisan gelandang yang aktif mencetak gol. Dua hal ini yang dijadikan Juve untuk menghadapi rintangan yang akan dijumpai. Dibawah Juve bukanya tidak ada pesaing tapi para anti-Juve ini sendiri masih belum mampu tampil konsisten tiap pekanya dan juga jarak dari peringkat 2 hingga 6 yang hanya berjarak 4 poin diperkirakan mereka akan sibuk bersaing merebut tempat ke kompetisi eropa daripada menghalangi usaha Juve menjadi juara.
Pada Bundesliga Jerman, Bayern Muenchen berpeluang menjadi deuschermeister setelah unggul  9 poin dari Bayer Leverkusen. Skuad merata,penampilan konsisten,dan bebas dari kasus cedera menjadi faktor penguat lain untuk menjadi juara. Terlebih Leverkusen masih dibayang-bayangi oleh juara bertahan Dortmund. Tapi seperti kebanyakan klub eropa lainya,ujian bagi Bayern akan tiba saat melakoni lanjutan Liga Champion melawan Arsenal dan perjalanan di Piala Jerman. Namun hal ini juga terjadi pada Leverkusen dan Dortmund. Sehingga bisa diprediksi tim yang nanti juara Bundesliga ialah tim yang mampu membagi konsentrasi pada 3 ajang (2 domestik dan 1 eropa) dan mempertahankan performa terbaik mereka.
Pada liga Belanda terjadi persaingan ketat antara 5 tim. PSV Eindhoven selaku pemimpin klasemen dengan 40 poin hanya unggul selisih gol dari FC Twente. Dibawah mereka juga ada 2 tim berpoin sama 37 yakni Ajax Amsterdam dan Feyenoord disusul Vitesse Arnhem dengan 35 poin. Situasi terberat menjadi milik Ajax dengan menjadi wakil tunggal liga Belanda di kompetisi eropa. Problem pembagian konsentrasi menjadi penghalang utama. Sementara kontestan lain tinggal memfokuskan perhatian mereka pada kompetisi domestik. Yang paling diuntungkan adalah Twente,dengan tersingkirnya mereka dari Piala Belanda dan kualifikasi Liga Europa perhatina mereka bisa difokuskan pada Liga saja. Vitesse sendiri tengah naik daun dengan bintang mereka asal Pantai Gading, Wilfried Bony. Tapi dengan absenya bony ke Piala Afrika dan hasil buruk di akhir paruh musim mereka sedikit diragukan untuk bersaing,tapi sebagai sekedar pengganggu masih berpotensi.
Situasi di Prancis lebih ketat lagi dimana 3 tim memimpin klasemen dengan poin yang sama hanya dibedakan selisih gol, yakni PSG,Lyon,dan Marseille. PSG dengan dukungan dana melimpah menjadi unggulan pertama dalam pacuan menuju gelar juara. Skuad gemuk dengan materi bintang menjadi senjata utama mereka. Problem hanya sindrom ketergantungan mereka akan Ibrahimovic dan konsentrasi di Liga Champion. Kehilangan Ibra berdampak besar pada PSG dimana mereka sempat 3 partai tidak menang dan hanya meraih 1 poin saat Ibra absen skorsing. Lyon menjadi pesaing kuat,selain tinggal memfokuskan diri pada kompetisi domestik mereka juga ingi bangkit dan berjaya seperti periode 2002-2008 saat mereka 7 kali beruntun menjadi juara. Marseille sendiri memang langganan papan atas liga perancis terlebih mereka sendiri ingin menebus prestasi buruk mereka musim lalu yang hanya finis di posisi 10.
Pada intinya problem utama dari semua tim unggulan di liga masing-masing adalah pada pembagian konsentrasi ke ajang eropa serta domestik lainya. Problem kelelahan dan cedera menghantui mereka semua. Tak dapat disangkal, tim yang mampu menanggulangi hal tersebut ialah yang mampu meraih gelar liga domestik masing-masing. Selain itu kunci lain yang membuat tim juara ialah konsistensi. Bagaimana tetap bermain di performa terbaik dan juga mampu bereaksi di saat tim sedang tidak bagus.

Ada Apa Dengan Real Madrid?

Ya, ada apa dengan Real Madrid mungkin menjadi pertanyaan yang muncul di benak para penikmat sepakbola,terutama sesudah Madrid ditaklukan “tim gurem” Granada 1-0 minggu pagi dinihari lewat gol bunuh diri superstar mereka Cristiano Ronaldo.  Bak Daud yang mengalahkan Goliath, hal ini mengejutkan banyak orang terutama setelah melihat performa impresif Madrid saat mencuku Valencia 0-5 di Mestalla dan imbang dalam laga El Classico tengah pekan.
image
Performa tandang Madrid menjadi sorotan menjadi sorotan. Dari 12 laga mereka mengalami 5 kali kekalahan,berbeda dari musim lalu yang hanya 1 kali. Banyak pengamat mengaitkan hal ini terhadap problem internal Madrid sendiri. Bertubi-tubi berita miring mengenai ruang ganti Madrid terekspos media. Mulai dari awal musim saat CR7 mengaku sedih, problem penjualan Kaka,hingga yang paling panas tentang beberapa pemain yang memohon kepada Presiden klub agar manager mereka Jose Mourinho dipecat.
image
Jose Mourinho memang menjadi fokus media mengenai merosotnya performa Madrid dibandingkan musim lalu. Terutama setelah keputusan kontroversialnya yang tidak memainkan Iker Casillas waktu melawan Malaga. Isu santer yang berhembus memprediksikan bahwa Mou akan kembali menangani Chelsea. Mou berdalih bahwa turnamen EURO 2012 tahun lalu memang menguras fisik para pemain-nya saat masa pre-season,selain itu tekanan untuk mempertahankan performa seperti musim lalu juga mempengaruhi mental tim. Terlebih semua tim melihat Madrid sebagai sosok unggulan sehingga mereka semua berlomba-lomba untuk menaklukan Juara terbanyak La Liga ini. Madrid sendiri pada awal paruh musim kedua ini masih terkena krisis absenya pemain karena cedera dan skorsing. Selain itu tuntutan untuk memberi gelar Liga Champions yang ke-10 bagi Madrid mungkin membebani pikiran Mou sendiri.
Hal di atas mungkin hanya beberapa kasus yang dianggap kaum jurnalis sebagai penyebab merosotnya performa Madrid musim ini. Runtuhnya mental tim,dan ketidakpercayaan akan manager tim juga imbas dari kasus tadi. Meskipun Presiden klub terus mengatakan posisi Mou tetap aman,tapi bukan tidak mungkin bahwa Mou akan meninggalkan Madrid suatu saat. Reputasi Mou yang dikenal sebagai motivator handal dan dekat dengan pemain mengalami ujian berat saat ini,terlebih saat ini Madrid akan melakoni jadwal yang kurang bersahabat periode februari ini.

diego milito

Milito ingin segera tampil membela Inter musim depan

Diego Milito Berhasrat Segera Comeback Bersama Internazionale

Milito ingin segera tampil membela Inter musim depan
Sandy Mariatna
13 Jun 2013 21:21:00
Milito sudah tidak sabar lagi melakukan comeback bersama Nerazzurri di musim depan.

OLEH  SANDY MARIATNA      Ikuti @fasandym di twitter

Penyerang Internazionale Diego Milito telah bersiap-siap menghadapi musim 2013/14. Ia juga berhasrat segera menjalani comeback setelah berkutat dengan cedera lutut.

Cedera itu didapat penyerang berusia 34 tahun itu saat bertanding melawan CFR Cluj di Liga Europa pada Februari lalu. Sejak saat itu, Milito belum sekalipun merumput bersama Inter.

“Saya tidak dapat menunggu lebih lama lagi dan ingin segera menyambut musim baru. Saya sangat termotivasi,” ujar Milito di laman Facebook resminya.

“Saya sedang menjalani pemulihan di Argentina dan segalanya berjalan dengan baik,” ujar Milito yang di musim lalu mencetak sembilan gol dari 20 penampilannya di Serie A Italia.